INFOGOWA.COM— Ketua Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA LPMT), Andi Muhammad Sapri Pamulu, Ph.D, menghadiri kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kerukunan Keluarga Wija Arungpone (KKWA) 2025 yang berlangsung di Ballroom Sentosa Hotel Novena, Jalan Jenderal Ahmad Yani Watampone, Sabtu (6/12/2025).
Acara yang mempertemukan keluarga besar Wija Arungpone dari berbagai daerah ini menjadi ajang mempererat persaudaraan, sekaligus ruang dialog mengenai arah pembangunan Kabupaten Bone ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memaparkan sejumlah program strategis yang sedang dan akan direalisasikan pemerintah daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah proses pembebasan lahan landasan pacu Bandara Udara Arung Palakka, yang tengah dipersiapkan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu, Bupati Andi Asman menekankan pentingnya pembangunan generasi muda Bone melalui pewarisan nilai budaya lokal, khususnya yang terekam dalam naskah-naskah Lontara.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PERWIRA LPMT A. Sapri Pamulu menyampaikan apresiasinya. Ia mengungkapkan bahwa jauh sebelum program strategis tersebut bergulir, PERWIRA LPMT telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone dalam proyek alih aksara Catatan Harian Raja-Raja Bone.
“Alhamdulillah, pada periode awal kepemimpinan Pak Andi Asman, PERWIRA LPMT telah memulai kerja sama penerjemahan Naskah Lontara Catatan Harian Raja Bone XXIII La Tenri Tappu Sultan Ahmad Saleh Syamsuddin Tahun 1775–1785 Jilid I,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai rencana kerja sama tahun 2026, A. Sapri yang dikenal sebagai organisatoris dengan jadwal padat menjawab singkat namun antusias.
“Kita akan melaksanakan Gau Maraja Bone, sebuah festival budaya akbar kolosal yang Insya Allah digelar pada September 2026,” ujarnya sembari bergegas meninggalkan ruangan untuk menghadiri kegiatan Arisan Keluarga Besar La Pammulu. (AS).