Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

FPPD : Pembalakan Hutan Lindung di Parigi Lebih Parah Dibanding Tombolo Pao

12/17/25, Desember 17, 2025 WIB Last Updated 2025-12-17T12:39:05Z
INFOGOWA.COM -- Milyaran anggaran APBN dialokasikan untuk kinerja Kesatuan Pengelolaan Hutan ( KPH ).

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi KPH tersebut yaitu pada penyelenggaraan manajemen pengelolaan hutan di tingkat tapak/lapangan, sedangkan tugas pokok dan fungsi Dinas Kehutanan yaitu penyelenggaraan pengurusan/ administrasi kehutanan, termasuk KPH Jeneberang.

Namun, realitas di lapangan di delapan Kecamatan di Kabupaten Gowa, area lahan hutan baik hutan lindung, hutan wisata dan lainnya kini nyaris punah.

Forum Pemerhati Pembangunan Daerah (FPPD ) Sulsel melalui  Nauval Dzakwan Daeng Rombo kembali membuat pernyataan mengagetkan bahwa perambahan kawasan hutan bukan hanya terjadi di Kecamatan Tombolo Pao.

" Hampir semua kawasan hutan di Kecamatan Parigi kini juga dirambah dan area serta pola perampasan kawasan hutan menurut laporan yang kami terima itu lebih parah, lebih sporadis dari apa yang terjadi di kawasan hutan lindung Kecamatan Tombolo Pao," ungkap Nauval Dzakwan siang tadi.

Ungkapan  Aktivis muda Nauval Dzakwan. Dibenarkan dua seniornya, Hirsan Bachtiar dan Rais Patta.

Hirsan Bachtiar dan Rais Patta dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup yang puluhan tahun sudah bergerak di agenda penyelamatan lingkungan hidup khususnya area hutan.

" Hampir semua titik di dataran tinggi, termasuk Hutan lindung di Tombolo Pao dan kawasan hutan Parigi kini dirambah, malah kawasan di Kecamatan Parigi lebih sadis," ungkap keduanya.

Para aktivis lingkungan hidup ini heran dengan kinerja Kesatuan Pengelolaan Hutan ( KPH ) Jeneberang

" Kami harap KPH Jeneberang  memberikan pernyataan resmi ke publik akan mudahnya area kawasan hutan dirambah, ratusan hektar area kini hilang dan KPH Jeneberang seakan buta dan tuli, padahal mereka digaji oleh negara lewat pajak rakyat," tegas para aktivis Gowa 

Dirinya berharap Pemerintah pusat dan Provinsi untuk serius mengevaluasi kinerja anak buahnya.

" Hutan punah, ancaman bencana alam menjadi kekhawatiran kami semua, jangan jadikan Sulsel sama dengan Sumatera dimana bencana peradaban menimpa saudara kami," tegas para aktivis Gowa.
Komentar

Tampilkan

  • FPPD : Pembalakan Hutan Lindung di Parigi Lebih Parah Dibanding Tombolo Pao
  • 0

Terkini

Topik Populer