Korban diketahui bernama Subu Dg. Nai (60), seorang laki-laki yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di sungai tersebut menggunakan perahu pada Rabu siang. Namun hingga menjelang waktu magrib, korban tidak kembali ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.
Upaya pencarian awal yang dilakukan keluarga hanya menemukan sepeda motor korban yang terparkir di tepi sungai. Sementara perahu yang digunakan korban tidak ditemukan. Atas kejadian tersebut, keluarga kemudian melaporkan ke Basarnas Makassar untuk meminta bantuan pencarian.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
“Sejak menerima laporan, kami langsung mengerahkan 8 orang rescuer menuju lokasi kejadian,” ujar Andi Sultan.
Memasuki hari kedua operasi pencarian, Basarnas Makassar mengintensifkan upaya dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet serta penyisiran di sepanjang tepi sungai dengan berjalan kaki.
“Pada hari kedua ini pencarian kami intensifkan dengan pembagian tiga SRU. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” lanjutnya.
Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas Makassar, Damkar Kota Makassar, Damkar Kabupaten Gowa, BPBD Kota Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, hingga Personil TNI-Polri.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan arus sungai.